Bau Mulut Orang yang Berpuasa di Sisi Allah
"Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi."
Seperti kita tahu bersama bahwa bau mulut orang yang berpuasa apalagi di siang hari sungguh tidak mengenakkan. Namun bau mulut seperti ini adalah bau yang menyenangkan di sisi Allah karena bau ini dihasilkan dari amalan ketaatan dan karena mengharap ridho Allah. Sebagaimana pula darah orang yang mati syahid pada hari kiamat nanti, warnanya adalah warna darah, namun baunya adalah bau minyak kasturi.
Harumnya bau mulut orang yang berpuasa di sisi Allah ini ada dua sebab. Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa puasa adalah rahasia antara seorang hamba dengan Allah di dunia. Ketika di akhirat, Allah pun menampakkan amalan puasa ini sehingga makhluk pun tahu bahwa dia adalah orang yang gemar berpuasa. Allah memberitahukkan amalan puasa yang dia lakukan di hadapan manusia lainnya karena dulu di dunia, dia berusaha keras menyembunyikan amalan tersebut dari orang lain. Inilah bau mulut yang harum yang dinamampakkan oleh Allah di hari kiamat nanti karena amalan rahasia yang dia lakukan.
Barangsiapa yang beribadah dan menaati Allah, selalu mengharap ridho Allah di dunia melalui amalan yang dia lakukan, lalu muncul dari amalnnya tersebut bekas yang tidak terasa enak bagi jiwa di dunia, maka bekas seperti ini tidaklah dibenci di sisi Allah. Bahkan bekas tersebut adalah sesuatu yang Allah cintai dan baik di sisi-Nya. Hal ini dikarenakan bekas yang tidak terasa enak tersbeut muncul karena melakukan ketaatan dan mengharap ridho Allah. Oleh karena itu, Allah pun membalasnya dengan memberikan bau harum pada mulutnya yang menyenangkan seluruh makhluk, walaupun bau tersebut tidak terasa enak di sisi mahluk ketika di dunia.
Puasa Adalah Perisai dari Api Neraka
Rasulullah saw bersabda, "Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari api neraka."
Amalan Puasa Akan Memberikan Syafa'at Bagi Orang yang Menjalankannya
Rasulullah saw bersabda,
"Amlan puasa dan amalan Al Qur'an itu akan memberikan syafa'at kepada seorang hamba pada hari kiamat nanti. Amalan puasa akan berkata, "Wahai Tuhanku, saya telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat, karenanya perkenankan aku untuk memberikan syafa'at kepadanya". Dan amalan Al Qur'an pula berkata, "Saya telah melarangnya dari tidur pada malam hari, karenanya perkenankan aku untuk memberi syafa'at kepadanya." Beliau bersabda, "Maka syafa'at keduanya diperkenankan"."
Bagi Orang yang Berpuasa Akan Disediakan Pintu Surga Ar Royyan
Rasulullah saw bersabda,
"Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang bernama Ar-Royyan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu tersebut dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Dikatakan kepada mereka, "Di mana orang-orang yang berpuasa?" Maka orang-orang yang berpuasa pun berdiri dan tidak ada seorang pun yang masuk melaui pintu tersebut kecuali mereka. Jika mereka sudah masuk, pintu tersebut tertutup dan tidak ada lagi seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut."
Allahuakbar....
*Sumber: Kekuatan Dahsyat Puasa Sunnah: Ustadz Yusuf Arifin Mansur.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar