Adilkah jika keberadaan cinta di atur oleh manusia yang hanya memikirkan duniawi. Aku tidak setuju, dan sangat menentang itu. Cinta tidak bisa dinilai dari materi, dari latar belakang, dari pendidikan, dari pekerjaan, dari fisik, dan hal lainya yang tidak logis dalam makna cinta. Cinta itu dari hati, tulus, apa adanya.
Cinta yang paling kuat di dunia ini adalah cinta kepada Allah. Allah yang menciptakan kita, yang membentuk kita, yang memberikan kita nafas, yang mengalirkan darah kita, yang memberikan kita kehidupan di dunia ini, segalanya...Allah memberikan yang terbaik untuk kita di dunia ini. sadarkah kita akan kemurahan-Nya??!!
Lantas bagaimana jika kita mencintai hamba Allah..yang bukan muhrimnya...Bagiku, disinilah datang cinta bersyarat, hanya satu kok syaratnya. Cintai dia karena cintanya terhadap Allah dan rasul-Nya. Allahuakbar.. Itu syarat yg tidak bisa di toleransi. Jika dia tak mencintai Allah dan Rasul-Nya, maka tak akan aku mencintainya.
Zikir mendapatkan jodoh bagi wanita, dari buku doa Fathimah az Zahra:
"Ya Allah, karuniailah aku suami dari sisi-Mu yang baik dan lembut (penyayang), yang namanya harum di langit dan bumi, dan cepat anugerahilah aku darinya keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mengabulkan doa."
Subhanallah..seseorang yang namanya harum di langit dan di bumi, yang tak pernah lelah siang dan malam menyebut asma Allah, yang selalu mengerjakan sunah rasulullah, yang terus haus akan ibadah kpd-Nya dan terus memperbaiki diri agar lebih dekat dengan Tuhannya...Seperti inilah seharusnya pendamping kita. Sejalan, sehati, sepemahaman, saling mengingatkan dalam ibadah, sunah Rasul, dan kebaikan lainnya. Allahuakbar..!! ^^ *Semoga Kau kabulkan cita2ku Ya Rabb..
Tempat berbagi cerita, pengalaman, dan ilmu tentang kehidupan islam yang secara hakekat adalah untuk beribadah kepada Allah swt.
Mengenai Saya
- Ratih Ayuningtyas (Ayu)
- Jakarta, Indonesia
- Tak ada yang tak mungkin bagi Allah. Semua butuh proses dalam menjalani kehidupan, dan dalam proses itulah kita diajarkan banyak hal, hikmah dan petunjuk. AllahuAkbar..
Arsip Blog
Minggu, 10 April 2011
Sabtu, 09 April 2011
Ketika Dilanda Ketakutan dan Keraguan
"Ya Rabb...perlihatkanlah sesuatu yang tersembunyi di depan, di belakang, di samping, di atas dan di bawah hamba. Bukalah sesuatu yang tertutup dari hati, penglihatan, dan pendengaran hamba. Sesungguhnya Engkau Maha Melihat, Maha Mengetahui segala sesuatu yang gaib, yang ada di langit, di bumi dan di antara keduanya. Aku berlindung kepada-Mu dari tipu daya jin dan manusia.. "
Firman Allah: "Aku berlindung kepada Tuhan yang memelihara dan menguasai manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia, dari golongan jin dan manusia." QS. An-Naas [114]: 1-6.
Sesungguhnya manusia tidak mengetahui sesuatu yang tersembunyi pada apa yang sedang ia hadapi. Manusia membutuhkan Tuhannya dan tidak bisa lepas dari pemantauan-Nya. Apa yang tersembunyi di depan kita saat menghadapi sesuatu? Sesuatu yang nampak dimuka bisa jadi bukan aslinya, bisa jadi orang yang kita hadapi menggunakan topeng baik hati agar kita percaya padanya, bisa jadi sesuatu yang kita pandang nampak indah dan anggun ternyata merupakan kejelekan dan keburukan, bisa jadi situasi yang kita hadapi begitu bahagia dan penuh tawa ternyata merupakan dendam dan benci, kita tidak pernah tahu ada apa di balik semua yang kita hadapi. Apa yang tersembunyi di belakang kita saat membelakangi sesuatu? Yang ada di belakang kita mendukung-kah, atau sebaliknya membenci kita, apakah bisa dipercaya-kah atau justru harus kita waspadai. Berlingunglah pada Tuhanmu, Allah Sang Kholid Yang Maha Tahu.
Bagaimana denga hati kita, bisakah kita membaca petunjuk Allah dengan mudah? Bisakah hati kita peka terhadap keadaan yang sedang kita hadapi? Baik atau burukkah keadaan itu untuk kita? Syaitan menaburkan benih was-was di hati kira agar sulit membaca petunjuk-Nya, ditutuplah mata kita agar tidak bisa melihat kebenaran, dan disumbatlah telinga kita agar tidak bisa mendengar kebaikan. Begitu banyak jaring was-was yang dilemparkan syaitan pada kita ke segala arah, atas, bawah, samping, depan, belakang; agar kita tersesat.
Cukup Allah Yang Maha Melihat, Maha Mengetahui sesuatu yang gaib, yang tak terlihat oleh mata kita dan sulit dirasakan oleh hati kita. Semua makhluk gaib yang ada di langit, di bumi, dan di antara keduanya hanya Allah Yang Maha Mengetahui keberadaannya. Berlindunglah pada Allah jika dilanda ketakutan dan keraguan dari sesuatu yang betul-betul tidak kita ketahui, yang tak nampak di mata, yang tak dapat di dengar, dan yang sulit dirasakan oleh hati, agar dibukakan mata, telinga, dan hati kita dengan kepekaan dan kejernihan hati serta dijauhkan dari tipu daya jin dan manusia yang menyerupai jin.
Semoga bermanfaat.. ^^ Allahuakbar..!!
Rabu, 06 April 2011
Ketika Datang Kecaman Pahit
"Cukuplah Tuhanku sebagai pelindungku..Cukuplah Tuhanku yg tahu siapa diriku..Cukuplah Tuhanku yg tahu siapa dirimu..Cukuplah Tuhanku tempat aku mengadu, tempat aku meminta, tempat aku bergantung..dan cukuplah Tuhanku Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui isi hati setiap hamba-Nya...Dia Sang Penguasa Langit dan Bumi dan diantara keduanya."
Allah pelindung kita, pelindung melebihi baja saat perang, pelindung melebihi senjata saat melawan musuh, pelindung melebihi gembok besi yang mengunci rumah kita saat malam tiba. Apa yg harus kita takuti ketika Allah telah menjamin pertolongan pada hamba-Nya yg bertawakal. Sandarkanlah hati ini ketika sakit teriris sesuatu yg kita dengar. Sabarkan dan tabahkan hati ini ketika panas terpancing amarah.
Hanya Allah yang tahu siapa diri kita, bagaimana hati kita. Hanya Allah yang tahu siapa berhati baik, tulus, dan jujur. Maka tak usah khawatir dengan kecaman pahit . Dan cukuplah Allah yang tahu siapa dia dan bagaimana hatinya. Kita tidak mungkin membungkam mulut orang agar tidak berbicara. Tapi kita bisa mengubur dalam-dalam setiap kecaman pedas dan abaikan semua perkataan buruk.
Mengadulah wahai hati-hati yang sedang tersakiti, mengadulah pada Sang Maha Pendengar, Maha Mengerti, Maha Baik...ALLAH swt. Mengadulah pada-Nya, curahkan semua rasa yang ada, mintalah kekuatan, kesabaran dan ketabahan hati untuk mengahdapi semuanya. Hanya pada Allah kita meminta sesuatu, meminta pertolongan, meminta kelembutan, meminta kebaikan, dan hanya kepada-Nya lah semua makhluk bergantung.
"Semua yang ada di langit dandi bumi sellau meminta pada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan." (QS. Ar-Rahman [55]: 29)
Satu hal yang harus disadari bahwa kecaman-kecaman itu merupakan peluang pahala untuk kita. Siapa yang sabar dan tawakal maka dapatlah pahalanya. Siapa yang terpancing amarah maka hanguslah peluangnya. Jadi, adakah yang berkenan bersyukur atas kecaman-kecaman itu...Bersyukurlah karena peluang pahala-Nya.
Allahuakbar...
Semoga bermanfaat ^^
Langganan:
Postingan (Atom)