Allah mampu menciptakan segala sesuatu dalam sekejap, tetapi Allah mempunyai cara-Nya sendiri dalam mengurus hamba-hambaNya. Setiap tindakan Allah pasti mengandung hikmah dan pelajaran, sehingga setiap ciptaan-Nya harus melalui "proses". Di dalam proses itulah manusia di ajarkan banyak hal dari berbagai macam ujian. Sadarkah kita akan pelajaran dari Allah? Sadarkah kita bahwa sesungguhnya Allah sedang mengingatkan kita pada sesuatu? Allah mengingatkan kita akan keberadaan-Nya, dan mengingatkan kita akan kekuasaan-Nya. Dari kejadian kecil hingga besar, sesungguhnya penuh hikmah dan penuh pelajaran yang begitu nikmat.
Tidak mungkin Allah memberikan suatu kejadian yang tidak berguna bagi hamba-Nya. Baik suka maupun duka. Pasti ada pelajaran untuk kita. Jangan pernah menilai suatu kejadian itu kosong, hampa, dan tak bermakna. Itu semua tergantung bagaimana kita menyikapinya. Jadilah hamba Allah yang selalu berfikir, berfikir dalam melihat hikmah, berfikir dalam menyikapi hidup. Cobalah untuk membuka mata hati, rasakan dalam hati, peka pada hati, bahwa begitu banyak Allah mengajarkan kita tentang bagaimana seharusnya menjalani hidup secara islami.
Jangan pernah berburuk sangka terhadap apa yang menimpa kita, jika kita berburuk sangka maka kita telah berburuk sangka pada Allah. Astaghfirullah....Pantaskan kita berburuk sangka pada Allah? Apakah tak cukup nikmat yang telah Allah berikan? Sesungguhnya Allah tidak menzhalimi hamba-Nya. Maha Baik Allah dengan segala nikmat-Nya.
Jagalah qolbu kita untuk tetap berbaik sangka terhadap Allah. Hikmah itu akan terasa nantinya, hanya saja hikmah tersebut kadang dapat segera kita ketahui, dan kadang butuh waktu yang lama. Kita harus paham bagaimana "cara" Allah mengajarkan kita tentang kehidupan. Mungkin kita belum bisa merasakan hikmah hari ini, besok, atau lusa, tetapi bisa setahun, dua tahun, atau bahkan bertahun-tahun kemudian.
Setiap manusia mempunyai prosenya sendiri untuk dekat dengan Allah. Ada yang diberi "benturan", lalu ia sadar dan mendekatkan diri pada Allah, ada yang tanpa "benturan", tiba-tiba hatinya bergetar untuk mendekatkan diri Allah. Subhanallah...Maha Suci Allah...Sesungguhnya Allah maha Tahu jalan yang terbaik untuk hamba-Nya. Allah ajarkan kita untuk dekat dengan-Nya melaui berbagai macam cobaan dan ujian. Kita anggap cobaan dan ujian itu sangat menyakitkan dan menyiksa, tetapi justru disitulah Allah tegur kita dengan kasih sayang-Nya. Allah sentuh kita, Allah belai kita dengan ujian-ujian-Nya. Wahai hati-hati yang selalu dirindu Allah, pelajarilah dan berfikirlah tentang kejadian yang menimpa kita. Bahwa sesungguhnya setiap kejadian tidak bernilai "Nol".
Kesulitan hidup bisa dianalogikan seperti membuat kue, jika bahan-bahan kue kita icipi satu persatu maka akan terasa tidak enak, tetapi jika bahan-bahan itu diproses dengan baik maka akan menghasilkan kue yang enak. Jika kita merasakan kesuitan hidup satu persatu maka akan terasa pahit, tetapi jika kesulitan-kesulitan itu kita lalui dengan proses yang baik maka akan menghasilkan hikmah yang baik pula.
Firman Allah: "Milik Allah-lah timur dan barat, Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus." (QS. Al-Baqarah [2]: 142).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar